Pengembang Bukit Damai Apresiasi Sikap Arif Pemimpin BNI Pamekasan

Pincab BNI Pamekasan bersama bos pengembang Perumahan Bukit Damai.
Pincab BNI Pamekasan bersama bos pengembang Perumahan Bukit Damai.

asatoe.co, Pamekasan – Kedatangan Pemimpin Cabang BNI Pamekasan ke kantor Perumahan Bukit Damai dinilai sebagai wujud kebijaksanaan seorang pemimpin. Langkah tersebut dipandang penting karena ia memilih mendengar langsung penjelasan dari pihak pengembang, alih-alih hanya berpatokan pada keterangan internal BNI terkait polemik pengajuan KPR atas nama Firda.

Dalam pertemuan itu, Wirya memaparkan secara rinci kronologi persoalan sejak awal hingga akhir. Wahyudi Pangkat S. menyimak penjelasan tersebut dengan saksama, kemudian mempertemukan Wirya dengan tim internal BNI. Dialog pun berlangsung cukup alot dan diwarnai perdebatan keras.

Bacaan Lainnya

Situasi memanas ketika Wirya menilai adanya upaya mengelak dan penyampaian informasi yang tidak sesuai fakta dari sejumlah anggota tim, di antaranya Silvia Putri Ningrum dan Dafa. Dalam forum tersebut, Wirya sempat meninggikan nada bicara sebagai bentuk penegasan. Hingga akhirnya, Dafa yang merupakan sales BNI KCP Prenduan, memilih menyampaikan keterangan secara jujur di hadapan Pemimpin Cabang BNI Pamekasan.

Dafa mengakui bahwa proses appraisal KPR telah selesai dilaksanakan dan nilai appraisal sudah diterbitkan. Untuk menguatkan mental Dafa, Wirya pun memberikan dukungan agar tidak ragu menyampaikan kebenaran.

“Tenang Pak Dafa, semua yang memberi makan jabatan itu Allah, Pak Dafa tidak perlu takut, dan tidak boleh takut dengan siapa siapa.”

Pengakuan tersebut disambut secara terbuka oleh Wahyudi Pangkat S. Ia menyatakan akan melakukan evaluasi serta memperbaiki komunikasi internal di jajarannya.

“Kami akan mengevaluasi dan meng komunikasin lagi dengan team kami terkait hal seperti ini, InsyaAllah saya yakin dibawah kepemimpinan saya BNI KC Pamekasan harus maju dan tim kami juga harus membantu bekerja ikhlas, jujur, dan transparan.”

Pernyataan itu meninggalkan kesan mendalam bagi Wirya. Ia menilai Wahyudi Pangkat S. sebagai sosok pemimpin yang sederhana, rendah hati, dan bijaksana, serta memiliki keberanian untuk membuka ruang klarifikasi demi perbaikan institusi yang dipimpinnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *