asatoe.co, Sumenep – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sumenep menggelar Pelatihan Membuat Aneka Olahan Berbasis Kelapa sebagai upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi keluarga. Kegiatan ini disiapkan oleh Pokja II TP PKK Sumenep.
Ketua 1 Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Kabupaten Sumenep, Nyai Jamila Siradj menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah menyiapkan kegiatan tersebut. Ia berharap pelatihan ini mampu meningkatkan keterampilan anggota PKK dalam mengolah kelapa menjadi produk bernilai tambah.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap kemampuan ibu-ibu semakin meningkat sehingga olahan berbasis kelapa memiliki nilai ekonomi lebih tinggi,” ujar Nyai Jamila dalam sambutannya.
Ia menegaskan, peran PKK tidak sebatas kegiatan seremonial. PKK hadir sebagai motor penggerak pembangunan berbasis keluarga, terutama dalam mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Salah satu fokus utama PKK, lanjutnya, adalah pemberdayaan ekonomi keluarga. Hal itu dilakukan melalui peningkatan keterampilan dan kreativitas kaum perempuan.
Menurutnya, pelatihan ini memberi bekal pengetahuan dan keterampilan praktis yang bisa langsung diterapkan. Produk olahan kelapa seperti kue tradisional, minuman, minyak kelapa, hingga produk kekinian dinilai memiliki peluang pasar yang besar.
“Yang ingin kita ubah adalah pola pikir, dari hanya menjual bahan mentah menjadi mengolahnya menjadi produk bernilai ekonomi, berdaya saing, dan bisa dikembangkan sebagai usaha rumahan maupun usaha mikro,” tegasnya.
Ia juga mendorong peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. Kesempatan tersebut diharapkan dimanfaatkan untuk berdiskusi dan menggali ilmu dari narasumber.
“Jangan ragu berinovasi. Dari kreativitas akan lahir produk-produk unggulan khas Sumenep,” katanya.
Ke depan, TP PKK berharap olahan kelapa dari Kabupaten Sumenep tidak hanya dikenal di tingkat lokal. Dengan kemasan menarik, kualitas terjaga, dan pemasaran yang baik, produk tersebut diyakini mampu bersaing di pasar regional hingga nasional.
Di akhir sambutannya, Nyai Jamila menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia optimistis pelatihan ini dapat menambah wawasan, meningkatkan keterampilan, serta menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan keluarga, khususnya perempuan di Kabupaten Sumenep. (*)