JMSI Sumenep Bersama DLH dan Pemdes Lobuk Bersihkan Pantai Matahari

asatoe.co, Sumenep – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumenep bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Pemerintah Desa (Pemdes) Lobuk turun langsung membersihkan kawasan Spot Pancing Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menjaga kebersihan kawasan wisata. Pengelola wisata dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat turut terlibat dalam aksi bersih-bersih tersebut.

Bacaan Lainnya

Ketua JMSI Sumenep, Supanji, mengatakan, kebersihan kawasan wisata membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Menurutnya, wisata yang nyaman tidak hanya ditentukan oleh keindahan alam, tetapi juga kebersihan lingkungannya.

“Menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kami ingin mengajak berbagai pihak ikut bergerak agar Pantai Matahari tetap bersih, sehat dan nyaman bagi masyarakat maupun pengunjung,” kata Supanji.

Dalam kesempatan itu, JMSI juga menyampaikan kebutuhan dukungan sarana kebersihan kepada DLH Sumenep. Di antaranya armada pengangkut sampah, perlengkapan kebersihan dan petugas pendamping.

Supanji berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada kegiatan bersih-bersih. Ia mendorong agar kepedulian terhadap lingkungan terus dijaga dan melibatkan masyarakat secara lebih luas.

“Harapan kami, ini tidak berhenti pada satu aksi. Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan harus terus tumbuh dan menjadi gerakan bersama,” ujarnya.

Kepala DLH Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, mengapresiasi langkah JMSI dan Pemdes Lobuk yang ikut mengambil peran dalam menjaga kebersihan kawasan wisata.

Menurut Anwar, kolaborasi seperti itu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekaligus menciptakan kawasan wisata yang lebih nyaman bagi masyarakat dan wisatawan.

“Insya Allah kegiatan positif seperti bersih-bersih kawasan wisata akan kami dukung. Kami siap mengutus petugas dan menyediakan armada yang dibutuhkan,” tegasnya.

Aksi bersih Pantai Matahari tersebut juga menjadi rangkaian kegiatan JMSI dan DLH Sumenep yang akan dilanjutkan dengan penanaman mangrove pada Jumat (28/8/2026).

Kegiatan itu diharapkan tidak hanya menjadi aksi sesaat, tetapi mendorong tumbuhnya kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan pesisir. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *