Resmi Dilantik, DPC PWRI Sumenep Berkomitmen Lahirkan Karya Jurnalistik Berimbang

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, saat sambutan di acara pelantikan DPC PWRI Sumenep.

asatoe.co, Sumenep – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, hari ini resmi dilantik, Minggu (19/9/2021).

Acara sakral pelantikan pengurus DPC PWRI Sumenep periode 2021-2024 ini dilaksanakan di Hotel Kaberaz, Pangaran Sumenep yang dibingkis dengan vaksinasi massal. Acara tersebut dihadiri langsung Bupati Sumenep, Achmad Fauzi.

Bacaan Lainnya

Selain Bupati Fauzi, turut hadir Kapolres Sumenep, Dandim 0827 Sumenep, Kejari Sumenep, anggota DPR Jawa Timur, segenap jajaran Organisasi Pimpinan Daerah (OPD), organisasi kewartawanan seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS), Asosiasi Media Online Sumenep (AMOS), dan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) se- Kabupaten Sumenep.

Sebanyak 22 orang anggota beserta pengurus DPC PWRI Sumenep dilantik langsung oleh pengurus DPP PWRI dan DPD PWRI Jawa Timur.

Ketua DPC PWRI Sumenep, Rusydiyono,  dalam sambutannya mengungkapkan, berawal dari pelantikan yang dikemas dengan vaksinasi merupakan bentuk komitmen pengurus dan anggota baru untuk bersinergi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan melahirkan karya jurnalistik yang berimbang.

“Perlu diketahui bahwa hari ini kita sudah dilantik. Mengurus organisasi itu tentu tidak mudah, perlu kerjasama yang baik dengan semua steckholder. Pelantikan ini dibarengi dengan vaksinasi. Ini merupakan komitmen kita untuk membantu pemerintah. Karena dari segala lini kita harus mengawal vaksinasi ini,” kata pria yang akrab disapa Yono.

Yono menegaskan, tiga tahun masa kepemimpinannya di DPC PWRI akan mengawal kekompakan anggotanya dalam menyajikan informasi yang positif bagi masyarakat.

“Saya sebagai ketua DPC PWRI Sumenep menegaskan, kepada jurnalis yang tergabung di organisasi ini harus bisa menghasilkan berita yang berimbang. Harus ada ketegasan kita dalam menulis berita, kita ingin menjaga kekompakan,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Samsyuri, pengurus DPD PWRI Jawa Timur juga menuturkan, koordinasi dengan semua OPD di Sumenep harus dilakukan untuk memberikan berita yang berbasis data serta terhindar dari berita hoax.

“Ini merupakan bentuk kolaborasi dengan Pemda dalam mempercepat program vaksinasi. Ini harus di dorong dengan adanya pers di Sumenep. Pesan saya kepada DPC PWRI Sumenep, lakukan koordinasi dengan semua OPD Sumenep. Berikan berita yang baik dan jauh dari hoax,” pintanya.

Selain itu, pihaknya menyampaikan, pada awal tahun 2022 nanti DPP PWRI akan menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) serentak demi melahirkan jurnalis profesional dan mematuhi Undang-Undang (UU) Pers.

“Kami akan segera melakukan UKW serentak di Jawa Timur. Karena ini menjadi amanah dari UU Pers nomor 40 tahun 1999,” jelasnya.

Selaras dengan Samsyuri, sekretaris jenderal (Sekjen) DPP PWRI, Supriyanto Jagat, juga mengingatkan apabila PWRI di Indonesia sudah semakin berkembang. Sedikitnya, 32 Provinsi dan 330 Kabupaten/Kota telah terisi oleh organisasi PWRI.

“Kita sudah punya sekolah jurnalistik. PWRI sudah berkoordinasi dengan dewan pers untuk segera melaksanakan UKW. Ke depan PWRI diharapkan bisa memberikan kontribusi untuk Negara. Bulan Januari 2022 ini kita akan melaksanakan UKW. Alhamdulillah PWRI sudah bisa berkembang dan anggotanya banyak dimana-mana,” harapnya.

“Saya berpesan agar bisa terus bersinergi dengan Pemda, TNI dan Polri,” sambungnya.

Seolah terus mengalir dukungan dari berbagai elmen di kepengurusan DPC PWRI baru ini, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi berpesan beberapa hal. Diantaranya aspek jurnalis, aspek sosial, dan aspek ekonomi.

“Alhamdulillah pelantikan ini berjalan lancar. Untuk kepengurusan yang sebelumnya, saya ucapkan terimakasih karena sudah membantu Pemkab Sumenep. Untuk pengurus yang baru saya ucapkan selamat menempuh amanah,” ujar Bupati Fauzi, dalam sambutannya.

Dia menyebutkan, aspek pertama berada pada jiwa seorang jurnalis itu sendiri. Bagaimana, kata dia, seorang jurnalis harus bisa menyajikan informasi akurat, sesuai fakta, dan bermitra baik dengan pemerintah setempat.

“Pers harus bisa hadir dalam memerangi berita hoax, harus bisa mengkalter dan diantisipasi pemberitaan yang dirasa tidak baik. Untuk itulah pada kesempatan baik ini saya berharap kepada pengurus yang baru agar memberikan kontribusi baik dan berita yang positif,” ajaknya.

Usai seorang jurnalis mengacu pada UU Pers, aspek kedua yaitu sosial. Bupati Fauzi mengatakan, dengan memberikan berita yang baik kepada masyarakat tentu bisa membantu kemajuan Pemkab Sumenep.

Lalu ketiga aspek ekonomi, menurutnya hal ini terus digalakkan sesuai dengan profesi pers dan kemajuan pembangunan. Bupati Fauzi menegaskan, Pemkab Sumenep saat ini terus memberikan pelayanan terbaik, sesuai dengan tag line ‘Bismillah Melayani’.

Oleh sebab itu, lahirnya seorang insan pers diharapkan mampu menghasilkan karya berita yang positif, demi menunjang pembangunan di sektor sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya.

“Saya percaya kepada DPC PWRI Sumenep tentu bisa bersinergi dengan pemerintah. saya harapkan untuk kemajuan Sumenep kita bisa bersinergi. Kami Pemkab Sumenep mengucapkan terima yang sebesar-besarnya dalam membangun Kota Sumenep,” tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *