asatoe.co, Sumenep – Turnamen Bal Budhi Bupati Cup 2026 di Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Minggu (2/8/2026), menjadi bukti olahraga tradisional masih memiliki daya tarik tinggi di tengah masyarakat. Sebanyak 288 grup ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung meriah tersebut.
Tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme masyarakat untuk menjaga eksistensi Bal Budhi sebagai salah satu olahraga tradisional khas daerah. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga dimanfaatkan sebagai ruang mempererat silaturahmi antarpeserta.
Ketua Pelestari Olahraga Bal Budhi Sumenep (POBBS), Syafiudin, mengatakan peserta berasal dari berbagai kategori. Rinciannya, kategori umum diikuti 128 grup, kategori putri 32 grup, kategori usia 15 tahun sebanyak 64 grup, serta kategori usia 40 tahun juga 64 grup.
“Total seluruh peserta yang mengikuti Turnamen Bal Budhi Bupati Cup 2026 sebanyak 288 grup,” ujar Syafiudin.
Camat Kalianget, Hakiki Maulana Firmansah, mengajak seluruh peserta menjadikan turnamen tersebut sebagai wadah membangun persaudaraan. Menurutnya, nilai kebersamaan harus lebih diutamakan daripada sekadar mengejar gelar juara.
“Yang terpenting bukan menang, tetapi bagaimana kita bisa menjadikan lomba ini sebagai sarana untuk bersilaturahmi. Bermainlah secara sportif dan junjung tinggi nilai kebersamaan,” katanya.
Hakiki berharap semangat sportivitas dan kekeluargaan terus terpelihara sehingga Bal Budhi semakin berkembang serta diminati generasi muda.
Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki peran penting dalam menjaga warisan budaya daerah agar tetap hidup di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua KORMI Kabupaten Sumenep, Imam Syafi’i, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Bal Budhi Bupati Cup 2026.
Ia menilai turnamen tersebut merupakan langkah konkret untuk mempertahankan keberadaan olahraga tradisional sebagai bagian dari identitas budaya lokal.
“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya melestarikan budaya lokal melalui olahraga tradisional. Kami berharap Bal Budhi terus berkembang dan semakin dikenal oleh masyarakat luas,” pungkasnya. (*)





