asatoe.co, Sumenep – Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) resmi melantik pengurus periode 2026–2029 di Aula Universitas Bahaudin Mudhary Madura (UNIBA Madura), Jumat (31/7/2026). Kepengurusan baru menegaskan komitmennya untuk tidak hanya berkiprah di dunia jurnalistik, tetapi juga memperluas kontribusi di bidang sosial dan pelestarian budaya.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat. Pengambilan sumpah pengurus dipimpin Dewan Penasihat KJS, Zeinul Ubbadi, serta disaksikan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, jajaran Forkopimda, perwakilan Kesultanan Keraton Sumenep, Majelis Adat Keraton Nusantara, dan sejumlah organisasi kewartawanan.
Ketua KJS M. Hariri, mengatakan organisasi yang dipimpinnya berkomitmen menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Menurutnya, KJS akan terus mengembangkan program yang memiliki dampak nyata, baik di bidang sosial maupun kebudayaan.
Ia menjelaskan, berbagai kegiatan yang telah dijalankan menjadi bukti bahwa organisasi jurnalis tidak hanya berorientasi pada aktivitas pemberitaan. KJS juga ingin mengambil bagian dalam upaya membangun karakter masyarakat melalui kegiatan positif.
Salah satu program yang terus dikembangkan adalah Madura Ethnic Carnival (MEC). Ajang tersebut kembali digelar pada tahun ini dan menjadi bagian dari upaya KJS memperkenalkan sekaligus melestarikan kekayaan budaya Madura kepada masyarakat yang lebih luas.
“Alhamdulillah, Madura Ethnic Carnival tahun ini memasuki penyelenggaraan yang keempat. Ini menjadi bukti bahwa KJS tidak hanya menjalankan aktivitas jurnalistik, tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian budaya,” ujar Hariri.
Selain budaya, KJS juga mempertahankan program sosial yang rutin dilaksanakan, seperti kegiatan belanja bersama anak yatim. Menurut Hariri, program tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengapresiasi kiprah KJS yang selama ini dinilai konsisten mendukung pembangunan daerah melalui penyajian informasi yang sehat, akurat, dan edukatif. Ia berharap kepengurusan baru mampu mempertahankan semangat tersebut.
“Kepengurusan baru ini semoga semakin solid, semakin kompak, dan semakin memberi warna terhadap pemerintahan Kabupaten Sumenep, khususnya melalui kegiatan sosial serta pelestarian budaya,” kata Achmad Fauzi.
Pelantikan pengurus KJS periode 2026–2029 sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara insan pers, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat. Melalui kolaborasi tersebut, KJS diharapkan terus menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas sekaligus berkontribusi dalam pembangunan sosial dan pelestarian budaya di Kabupaten Sumenep. (*)



