Persiapan Tuntas, JMSI Jatim Siap Lantik Pengurus dan Bahas Profesionalisme Media Siber

asatoe.co, Surabaya – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Timur memastikan kesiapan pelaksanaan pelantikan pengurus periode 2025-2030 yang akan dirangkai dengan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Media Pers Profesional Melindungi Kepentingan Publik”. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Surabaya pada 10 Juni 2026.

Ketua Panitia, Supardi Hardy, mengatakan seluruh persiapan acara telah rampung. Menjelang pelaksanaan, panitia juga melakukan silaturahmi dan audiensi dengan sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat sinergi.

Salah satunya dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Timur yang menerima rombongan JMSI Jatim pada Selasa (2/6/2026). Sebelumnya, panitia juga melakukan pertemuan dengan Dinas Pendidikan Jawa Timur.

“Kami juga mengajukan audiensi sekaligus mengundang Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, untuk menjadi keynote speaker. Mudah-mudahan tidak ada halangan,” ujar Supardi Hardy didampingi Sekretaris Panitia, Fiqih Arfani.

Menurutnya, sejumlah tokoh penting telah menyatakan kesediaan hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya unsur pimpinan Dewan Pers, Ketua JMSI Pusat, serta akademisi yang memiliki kompetensi di bidang komunikasi media digital.

“Alhamdulillah semua konfirmasi hadir,” katanya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, mengapresiasi pelaksanaan pelantikan dan FGD yang digelar JMSI Jatim. Ia berharap organisasi perusahaan media siber itu dapat terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam meningkatkan kualitas informasi di ruang digital.

Sherlita juga mengajak JMSI memanfaatkan keberadaan Klinik Hoaks Jawa Timur sebagai sarana edukasi dan literasi digital bagi masyarakat.

“Di sini ada Klinik Hoaks Jawa Timur. Silakan JMSI bersinergi memanfaatkan dalam berbagai kegiatan seperti seminar, FGD, maupun bentuk kolaborasi lainnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Klinik Hoaks Jawa Timur merupakan platform yang dikelola Diskominfo Jatim untuk membantu masyarakat memverifikasi informasi sekaligus menekan penyebaran hoaks, disinformasi, dan ujaran kebencian di ruang digital.

Menanggapi hal tersebut, Ketua JMSI Jawa Timur, Syaiful Anam, menyatakan pihaknya siap memperkuat kerja sama dengan Diskominfo Jatim.

“Kami siap bersinergi dengan Diskominfo Jawa Timur. Dalam berbagai kegiatan sebelumnya, Diskominfo juga telah banyak terlibat bersama JMSI,” kata Syaiful.

Ia menegaskan, pelantikan pengurus tidak hanya bersifat seremonial. Melalui FGD yang digelar, JMSI Jatim ingin menghadirkan ruang diskusi mengenai tantangan media siber serta upaya menjaga profesionalisme pers dalam melayani kepentingan publik.

Menurut Syaiful, kepengurusan JMSI Jatim periode baru juga membawa semangat regenerasi. Sekitar 80 persen pengurus merupakan wajah baru yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur.

“Ini bagian dari kaderisasi. Selain itu, komposisi pengurus kini lebih representatif karena tidak hanya didominasi Surabaya, tetapi melibatkan unsur dari berbagai daerah di Jawa Timur,” ujarnya.

Pelaksanaan pelantikan dan FGD JMSI Jatim mendapat dukungan dari sejumlah BUMN maupun perusahaan swasta yang bergerak di berbagai sektor usaha dan energi.

Dalam kesempatan tersebut, JMSI Jatim juga akan memberikan JMSI Award kepada sejumlah tokoh yang dinilai memiliki kontribusi penting terhadap pembangunan daerah serta kemajuan media siber di Jawa Timur. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *