asatoe.co, Sumenep – Anggota DPR RI dari Dapil XI Jawa Timur, Said Abdullah, mengarahkan dana reses DPR RI untuk membantu renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) di Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep. Program ini diprioritaskan bagi warga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah agar memiliki hunian yang lebih layak.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Kecamatan Talango, Rabu (22/7/2026). Bantuan tersebut menyasar masyarakat yang masuk kategori sangat miskin, miskin, hingga hampir miskin berdasarkan data kesejahteraan.
Said Abdullah mengatakan rumah merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi selain pangan dan sandang. Namun, masih banyak masyarakat yang belum mampu memperbaiki kondisi tempat tinggalnya karena keterbatasan ekonomi.
“Secara nasional, backlog perumahan masih sangat tinggi, mencapai 15 juta unit. Sementara jumlah rumah tidak layak huni juga masih sekitar 43,3 juta rumah tangga,” ujar Said Abdullah.
Ia menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat rumah layak huni di Pulau Madura baru sekitar 71 persen. Angka tersebut masih berada di bawah rata-rata Provinsi Jawa Timur yang mencapai sekitar 80 persen.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan kebutuhan akan hunian layak di Madura masih cukup besar. Karena itu, sebagai wakil rakyat dari Madura, dirinya berupaya menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Atas dasar itu, secara simbolik kami menyerahkan dana reses DPR RI periode 2025–2026 kepada masyarakat Pulau Talango sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan rumah layak huni,” katanya.
Program renovasi RTLH ini mencakup 19 dusun di Kecamatan Talango. Penerima bantuan diprioritaskan bagi warga yang berada pada desil 1 hingga 3 atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
Said menegaskan proses penyaluran dilakukan secara selektif. Tim yang diturunkan telah melakukan verifikasi lapangan terhadap kondisi rumah calon penerima. Setelah bantuan disalurkan, proses renovasi juga akan terus dipantau hingga selesai.
“Ini juga menjadi bentuk pertanggungjawaban saya kepada masyarakat atas pelaksanaan dana reses DPR RI. Harapannya, bantuan ini benar-benar memberi manfaat dan mampu mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Talango,” pungkasnya. (*)