TP PKK Sumenep Perkuat Komitmen Hapus Praktik Pasung Lewat Rehabilitasi Sosial

asatoe.co, Sumenep – TP PKK Kabupaten Sumenep terus memperkuat komitmennya dalam mendukung penghapusan praktik pasung melalui rehabilitasi sosial bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

Upaya tersebut diwujudkan dengan penyaluran bantuan sosial sekaligus penguatan peran keluarga dan masyarakat terhadap eks pasung.

Bacaan Lainnya

Komitmen itu disampaikan dalam kegiatan Bantuan Sosial bagi Eks Pasung dalam Rehabilitasi Sosial Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang digelar di Aula Al-Ikhlas Kantor Kementerian Agama Sumenep, Kamis (11/6/2026).

Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Kabupaten Sumenep menegaskan bahwa penanganan eks pasung tidak cukup hanya melalui layanan kesehatan. Pendekatan sosial, dukungan keluarga, serta kepedulian masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pemulihan para penyintas.

Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mengatakan praktik pasung merupakan persoalan kemanusiaan yang harus menjadi perhatian bersama.

Menurutnya, setiap eks pasung berhak memperoleh kesempatan untuk kembali menjalani kehidupan secara layak dan bermartabat.

“Eks pasung adalah saudara-saudara kita yang membutuhkan perhatian, kepedulian, dan dukungan bersama agar dapat kembali menjalani kehidupan yang layak, bermartabat, dan produktif di tengah masyarakat,” ujar Nia.

TP PKK Kabupaten Sumenep juga menilai rehabilitasi sosial bukan sekadar memberikan bantuan material. Program tersebut menjadi wujud nyata hadirnya pemerintah dan masyarakat dalam memberikan harapan serta kesempatan kedua bagi para penerima manfaat untuk kembali berfungsi di lingkungan sosialnya.

Nia menambahkan, sebagai mitra pemerintah, TP PKK memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Karena itu, keluarga harus menjadi garda terdepan dalam memberikan perlindungan, pendampingan, dan kasih sayang kepada anggota keluarga yang mengalami permasalahan sosial maupun kesehatan.

“Kami mengajak seluruh kader PKK, khususnya di tingkat desa dan kelurahan, untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Mari bersama memastikan tidak ada lagi praktik pasung di Kabupaten Sumenep,” katanya.

TP PKK Kabupaten Sumenep berharap sinergi antara pemerintah, kader PKK, keluarga, dan masyarakat terus diperkuat sehingga proses rehabilitasi sosial berjalan optimal.

Bantuan yang diberikan diharapkan mampu menunjang pemulihan para eks pasung sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka agar dapat kembali beraktivitas dan diterima di tengah masyarakat. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *