asatoe.co, Sumenep – Bunda PAUD Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mengajak orang tua dan masyarakat untuk memperkuat perhatian terhadap pendidikan anak usia dini. Upaya tersebut dinilai penting untuk membangun karakter, kreativitas, dan kemandirian anak sejak awal pertumbuhan.
Pesan itu disampaikan Nia saat menghadiri Karnaval PAUD se-Kecamatan Kota Sumenep di depan Rumah Dinas Bupati Sumenep, Sabtu (24/10/2026).
Menurut Nia, pendidikan anak usia dini tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Berbagai kegiatan yang menyenangkan, seperti karnaval, juga dapat menjadi media pembelajaran untuk mengasah kreativitas sekaligus melatih kemampuan anak bersosialisasi.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin mendorong anak-anak menjadi pribadi yang kreatif dan inovatif. Mereka juga belajar tentang kebersamaan serta tanggung jawab dalam kelompok,” ujarnya.
Ia menegaskan, masa usia dini merupakan fase penting dalam perkembangan anak. Karena itu, dukungan terhadap pendidikan PAUD perlu dilakukan secara bersama-sama, baik oleh lembaga pendidikan, keluarga, maupun lingkungan masyarakat.
Nia juga mengingatkan bahwa ketersediaan sarana pendidikan perlu diiringi dengan keterlibatan aktif orang tua. Pendampingan dalam keseharian menjadi bagian penting untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Selain mendorong kemampuan berpikir dan kreativitas, ia menekankan pentingnya menanamkan nilai moral dan agama sejak dini. Orang tua diharapkan memberikan teladan serta mengawasi pergaulan anak agar nilai-nilai positif yang diajarkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Pendidikan pada usia dini sangat menentukan perkembangan anak ke depan. Karena itu, mari kita memberikan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap pendidikan mereka,” kata Nia.
Nia berharap, Karnaval PAUD se-Kecamatan Kota Sumenep tidak hanya menjadi ruang bagi anak untuk berekspresi, tetapi juga mendorong tumbuhnya kepedulian bersama terhadap pendidikan anak usia dini.
Melalui kegiatan yang edukatif dan menyenangkan, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, berakhlak, serta mampu membangun hubungan sosial yang baik sejak dini. (*)





