asatoe.co, Sumenep – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai memberi sinyal menyiapkan kader internal untuk Pemilihan Bupati (Pilbup) Sumenep 2029. Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar, menyebut Nur Faizin dan Dulsiam sebagai dua figur yang berpotensi maju dalam kontestasi tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Gus Halim, sapaan Abdul Halim Iskandar, saat pengukuhan pengurus DPC PKB Sumenep periode 2026–2031 di Hotel MyZe, Kamis (8/10/2026) kemarin.
Nur Faizin saat ini menjabat Sekretaris Fraksi PKB DPRD Jawa Timur. Sementara Dulsiam merupakan Wakil Ketua DPRD Sumenep dari Fraksi PKB.
Gus Halim menegaskan, PKB memiliki banyak kader yang bisa dipersiapkan untuk memimpin Sumenep. Namun, ia juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan kerja sama politik dengan PDI Perjuangan.
“Pokoknya banyak kader PKB, Pak Bupati, yang siap jadi calon bupati. Sudah jangan khawatir. Kita akan patuhi perintah Pak Bupati agar PKB dan PDIP berkolaborasi di Sumenep,” ujarnya.
Ia turut menyinggung peluang keberlanjutan kepemimpinan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Menurutnya, PKB bahkan berpeluang kembali mengusung Fauzi apabila aturan memungkinkan kepala daerah menjabat hingga tiga periode.
“Tapi karena enggak boleh, bagaimana lagi. Jadi, mohon izin dan ridanya. Kita banyak kader, salam takzim saya ke Buya Said,” kata Gus Halim.
Di luar agenda politik elektoral, ia menyebut pengukuhan pengurus DPC PKB Sumenep sebagai bagian dari penataan organisasi dan penguatan kaderisasi partai untuk periode 2026–2031.
Menurut Gus Halim, kepemimpinan di tubuh PKB tidak hanya ditentukan oleh perolehan suara, tetapi juga kinerja dan proses kaderisasi. Sistem tersebut, kata dia, diterapkan mulai tingkat DPC, DPAC hingga DPW.
“Ketika kinerjanya enggak bagus, sewaktu-waktu bisa diganti,” tegasnya.
Gus Halim juga mengingatkan kader agar menjalankan dua mandat PKB, yakni sebagai partai politik peserta pemilu dan sebagai organisasi yang membawa nilai ideologis Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
Karena itu, kader PKB diminta terus berkontribusi dalam bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan. Ia menilai, hubungan PKB dan Nahdlatul Ulama (NU) perlu terus dijaga melalui pengabdian yang saling melengkapi.
Pengukuhan pengurus DPC PKB Sumenep tersebut turut dihadiri Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo. Gus Halim hadir bersama Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur Thoriqul Haq dan Sekretaris DPW PKB Jawa Timur Multazamudz Dzikri. (*)





