asatoe.co, Sumenep – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sumenep menggelar pelatihan tata cara pemulasaran jenazah di Ruang Rapat Arya Wiraraja, Pemkab Sumenep, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota DWP dalam menjalankan tata cara pemulasaran jenazah sesuai ketentuan agama.
Pelatihan tersebut membekali peserta dengan pemahaman mengenai tahapan pemulasaran jenazah. Materi diberikan secara praktis agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengetahui tata cara yang tepat saat menghadapi kondisi nyata di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Wakil Ketua I DWP Kabupaten Sumenep, Ida Fitriah Dian, mengatakan pelatihan ini penting untuk memberikan bekal kepada anggota. Menurutnya, pemulasaran jenazah merupakan pengetahuan yang perlu dipahami karena berkaitan dengan kewajiban umat dalam memperlakukan jenazah secara baik dan benar.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin anggota DWP memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar tentang tata cara pemulasaran jenazah. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat,” ujar Ida Fitriah Dian.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang pembelajaran bersama bagi anggota DWP. Peserta dapat memahami setiap tahapan pemulasaran secara lebih terarah, mulai dari persiapan hingga proses penyelenggaraan jenazah.
Ida berharap pengetahuan yang didapat tidak berhenti pada kegiatan pelatihan. Anggota DWP diharapkan dapat membagikan pemahaman tersebut kepada lingkungan sekitar, sehingga semakin banyak masyarakat yang memiliki pengetahuan dasar mengenai pemulasaran jenazah.
Pelatihan berlangsung dengan penyampaian materi dan praktik tata cara pemulasaran jenazah. DWP Sumenep berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari penguatan kapasitas anggota sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (*)





