22 Mahasiswa Sapeken dan Raas Terima Beasiswa Pelita SKK Migas–KEI

asatoe.co, Sumenep – Sebanyak 22 mahasiswa asal Kepulauan Sapeken dan Raas menerima Beasiswa Pelita yang disalurkan oleh SKK Migas bersama Kangean Energy Indonesia (KEI). Program tersebut ditujukan untuk membantu mahasiswa kepulauan melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di wilayah kepulauan.

Penyerahan beasiswa berlangsung di Kantor Pusat Informasi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), Minggu (31/5/2026). Program ini menjadi bagian dari upaya memberikan dukungan pendidikan bagi mahasiswa yang berasal dari wilayah kerja perusahaan di Kecamatan Sapeken dan Raas.

Bacaan Lainnya

Beasiswa Pelita tidak hanya berfungsi sebagai bantuan biaya kuliah, tetapi juga dirancang untuk memperluas akses pendidikan tinggi, mengurangi risiko putus kuliah, serta mendorong lahirnya generasi muda yang mampu berkontribusi bagi daerah asalnya.

Salah satu penerima beasiswa, Nurul Mutmainnah, mahasiswa Universitas Wiraraja asal Pulau Tanjung, Kecamatan Sapeken, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Menurut dia, program tersebut sangat membantu keberlangsungan studinya.

“Beasiswa ini sangat membantu saya untuk melanjutkan pendidikan di Sumenep. Saya berharap bisa menyelesaikan studi dengan baik dan kembali memberikan kontribusi bagi masyarakat di pulau saya,” ujar Nurul.

Hal senada disampaikan Saiful Bahri, mahasiswa asal Pulau Raas. Ia menilai kehadiran beasiswa menjadi bentuk perhatian terhadap mahasiswa kepulauan sekaligus memberikan motivasi untuk menyelesaikan pendidikan.

“Kami merasa diperhatikan. Beasiswa ini membantu meringankan beban orang tua dan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus kuliah hingga selesai,” katanya.

Manager Public and Government Affair (PGA) Kangean Energy Indonesia, Kampoi Naibaho, mengatakan bahwa sektor pendidikan merupakan salah satu fokus perusahaan dalam program pengembangan masyarakat. Karena itu, KEI secara konsisten menghadirkan program beasiswa bagi mahasiswa di wilayah operasionalnya.

Menurut Naibaho, Beasiswa Pelita merupakan bentuk dukungan SKK Migas dan KEI untuk mendorong mahasiswa Sapeken dan Raas agar terus melanjutkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Program tersebut juga lahir dari aspirasi masyarakat yang menginginkan peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di wilayah kepulauan.

“Semoga beasiswa ini dapat dimanfaatkan dengan baik serta memotivasi para penerima untuk menjadi pribadi yang mandiri dan mampu berkontribusi bagi daerahnya masing-masing,” ujarnya.

Ia menambahkan, KEI membuka peluang kolaborasi dengan para penerima beasiswa untuk mengembangkan berbagai inovasi yang berpotensi mendukung kemajuan Sapeken dan Raas di masa mendatang.

Apresiasi terhadap program tersebut juga datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh Iksan. Ia menilai beasiswa yang diberikan melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas SDM di wilayah kepulauan.

“Kami sangat mengapresiasi program ini. Kehadiran beasiswa menjadi dukungan nyata bagi peningkatan pendidikan masyarakat kepulauan. Semoga ke depan jumlah penerima terus bertambah sehingga kualitas SDM di wilayah daratan dan kepulauan semakin seimbang,” tutur Iksan.

Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan, menegaskan bahwa investasi di bidang pendidikan merupakan langkah strategis untuk membangun masa depan daerah. Pihaknya ingin memastikan putra-putri terbaik dari Sapeken dan Raas memiliki kesempatan yang sama untuk menempuh pendidikan tinggi.

“Melalui Beasiswa Pelita, kami berharap semakin banyak generasi muda kepulauan yang mampu meraih pendidikan tinggi, kembali ke daerahnya, dan menjadi motor penggerak pembangunan di masa depan,” kata Anggono. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *