Nia Kurnia Fauzi Dorong Program PKK Berdampak Nyata bagi Keluarga

asatoe.co, Sumenep – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mendorong seluruh jajaran PKK di tingkat kabupaten hingga desa untuk memperkuat pelaksanaan program pemberdayaan keluarga agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Menurut Nia, keberhasilan gerakan PKK tidak cukup diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan. Setiap program harus mampu memberikan perubahan positif bagi kehidupan keluarga.

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan Nia saat Rapat Konsolidasi dan Sharing Program TP PKK Kabupaten dengan TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Sumenep di Gedung Ki Hadjar Dewantara, Kecamatan Kota Sumenep, Selasa (20/10/2026).

“ Saya mengajak seluruh pengurus dan anggota PKK di semua jenjang untuk terus meningkatkan kualitas gerakan PKK agar semakin aktif, kreatif, dan inovatif. Yang terpenting, setiap program harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas keluarga,” ujar Nia.

Ia menjelaskan, penguatan peran PKK perlu dilakukan melalui optimalisasi 10 Program Pokok PKK. Salah satu fokusnya adalah bidang kesehatan, terutama peningkatan kesadaran hidup bersih dan sehat, pencegahan stunting, kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, serta perbaikan kualitas lingkungan.

Selain kesehatan, PKK juga diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga. Upaya tersebut dinilai penting untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Di bidang ekonomi, Nia mendorong kader PKK untuk menggali potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan keluarga. Potensi tersebut meliputi usaha mikro, produk olahan rumah tangga, kerajinan, hingga berbagai kreativitas masyarakat.

“Potensi yang dimiliki keluarga dan masyarakat perlu terus dikembangkan. Dengan keterampilan dan kreativitas yang semakin baik, peluang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga juga semakin terbuka,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Nia juga menyampaikan apresiasi kepada para pemenang Lomba 10 Program Pokok PKK tingkat Kabupaten Sumenep dan lomba batik shibori tahun 2026. Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk meningkatkan kualitas program di wilayah masing-masing.

Enam desa yang menjadi pemenang Lomba 10 Program Pokok PKK yakni Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten; Desa Grujugan, Kecamatan Gapura; Desa Parsanga, Kecamatan Kota Sumenep; Desa Torbang, Kecamatan Batuan; Desa Pananggungan, Kecamatan Guluk-Guluk; dan Desa Kerta Timur, Kecamatan Dasuk.

Sementara itu, enam kecamatan yang meraih penghargaan dalam lomba batik shibori adalah Talango, Pasongsongan, Raas, Batang-Batang, Gayam, dan Kota Sumenep.

Nia berharap rapat konsolidasi tersebut dapat memperkuat koordinasi dan kerja sama antartingkatan kepengurusan PKK. Dengan demikian, program yang dijalankan tidak hanya terlaksana dengan baik, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi keluarga di Kabupaten Sumenep. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *